Bagaimana memahami penyakit hati masyarakat hari ini? Mudah, dicek saja lewat jejaring sosial,website berita, lantas lakukan mapping (cocokkan) dengan rumus berikut ini:
Dalam masyarakat yang sakit, setiap kali ada kabar gembira, maka ada tiga level reaksinya:
- Ketika orang2 tidak terima atas kesuksesan musuh atau kompetitornya, kemudian dia menjelek2an, komen negatif, meremehkan; makaitu level paling rendahnya. Juga bisa dibilang level “normalnya”. Masyarakat yang “normal” sakitnya. Manusiawi, namanya juga musuh, wajar saja kita tidak terima.
- Naik lagi ke level berikutnya adalah ketika orang2 tidak terima atas kesuksesan atau kabar baik dari orang yang tidak dikenalnya sama sekali, lantas komen jelek, negatif, meremehkan penuh prasangka. Ini kondisi masyarakat sakit medium.
- Naik ke level tertingginya adalah ketika orang2 justeru tidak terima atas kesuksesan/kabar baik dari sahabat/orang yang dikenalnya. Iri hati, lantas komen negatif dikeluarkan. Inilah masyarakat sakit serius.
Rumus ini efektif sekali untuk mengukur di mana posisi kita. Apakah kita juga punya masalah, ada penyakit di hati? Setiap mendengar kabar baik, kesuksesan orang lain, maka seperti apa reaksi kita? Mungkin kita tidak menumpahkannya lewat komen2, disimpan dalam hati, tapi dia tetap sesuatu. Atau mungkin kita pura2 bilang ikut bahagia, tapi hati terasa kesal, maka dia tetap sesuatu, tidak bisa dibohongi.
Jangan sedih jika kita masih suka iri hati, masih punya bisul di hati, namanya juga manusia. Ketahuilah, selalu ada kesempatan untuk menjadi lebih baik dan benar2 tulus. Karena kabar baiknya, sekali kita bersedia mengendalikan hati kita, secara otomatis, kita akan berkesempatan naik ke level yang berbeda.Karena juga ada tiga level di sisi sebaliknya, betapa sehatnya sebuahmasyarakat. Yaitu:
- Jika kita tulus merasa senang mendengar temanbaik/sahabat /orang yang kita kenal menerima kesuksesan atau kabar baik, makaitu sungguh ciri masyarakat yang sehat.
- Naik lagi ke level berikutnya, saat orang2merasa ikut bahagia dengan tulus atas kesuksesan/kabar baik dari orang2 yangsama sekali dia tidak kenal, maka itu jelas ciri masyarakat yang lebih sehat lagi, segar bugar.
- Dan terakhir, ciri masyarakat paling sehat adalah, saat orang2 juga ikut bersuka cita dengan tulus ketika musuhnya sekalipun sukses memperoleh kabar baik. Inilah ciri masyarakat paling sehat, masyarakat dengan ahklak yang baik.
Mari kitapikirkan hal ini. Mungkin menarik untuk melakukan refleksi seperti apa reaksi kita selama ini saat mendengar kabar gembira orang2 di sekitar kita.
di post oleh Sangjurupati







0 komentar:
Posting Komentar